Habar Kampung
Dorong Kemandirian Petani Padi Rawa
Mahang Sungai Hanyar – 08 Juli 2025
Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi petani padi rawa, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pandawan menyelenggarakan Pelatihan Penyiapan Tenaga Kompeten Brigade Pangan. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ridha Hikmawan (PP Sumberdaya), dari BPP Pandawan.
Pelatihan diikuti oleh dua kelompok tani potensial, yaitu Brigade Pangan Rawa Jaya dari Desa Mahang Sungai Hanyar (MSH) sebanyak 15 peserta, dan Brigade Pangan Rawa Muda dari Desa Mahang Matang Landung (MML) sebanyak 15 peserta, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dari tanggal 08 s/d 10 Juli 2025.
Dalam sambutannya, Ridha Hikmawan menyampaikan pentingnya peningkatan kapasitas petani dalam pengelolaan lahan rawa secara tepat dan berkelanjutan. “Kita perlu menyiapkan tenaga-tenaga kompeten yang siap mendukung ketahanan pangan berbasis potensi lokal, khususnya di lahan rawa,” ujarnya.
Pelatihan ini mencakup lima materi utama yang sangat penting bagi budidaya padi rawa, yaitu:
- Persiapan Lahan – Pengenalan teknik pengolahan lahan rawa agar siap tanam dan mendukung pertumbuhan optimal tanaman.
- Persemaian Benih Padi – Teknik memilih dan menyemai benih unggul agar menghasilkan tanaman yang kuat dan tahan penyakit.
- Penanaman dan Pemeliharaan Tanaman Padi Rawa – Strategi menanam dan merawat padi secara efisien sesuai kondisi rawa.
- Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) – Pengenalan hama utama dan cara pengendalian yang ramah lingkungan.
- Penanganan Panen dan Pascapanen – Proses panen yang baik serta penanganan hasil agar kualitas padi tetap terjaga dan nilai jual meningkat.
Pelatihan berlangsung secara interaktif, dengan diskusi, simulasi lapangan, dan praktik langsung yang difasilitasi oleh para penyuluh pertanian dan narasumber berpengalaman.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat menjadi pelopor dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi budidaya padi rawa di wilayah masing-masing. Ke depan, tenaga kompeten hasil pelatihan ini juga diharapkan mampu mendampingi petani lainnya dalam mengembangkan pertanian yang lebih maju, mandiri, dan modern. (Tim Redaksi MSH Media Center)